Minggu, 07 November 2010

SECRET OF LOVE [PART 13]



“Kak Donnie….” Panggil Lulu di depan pintu kamar Donnie
“Kenapa Lu…”
Ada…Kak Zaky tuh di bawah” Ujar lulu
“Suruh naik aja….” Perintah Donnie
Lulu pun berjalan menuruni tangga menemui Zaky “Kak Zaky di Suruh Kak Donnie langsung kekamarnya”
“Makasih Yah….Kak Zaky naik dulu….” Zaky mencubit pipi Lulu
“Kak Zaky Tunggu…” Lulu menarik tangan Zaky
“Kenapa Lu…” Tanya Zaky Kaget
Wajah Lulu memerah “Kak….Kak…Andre mana Kok nggak ikut kesini” Lulu berkata malu-malu
Zaky tersenyum “Kenapa nanyain Andre sih….jangan-jangan Lulu Naksir yah…” Goda Zaky
“Kak Zaky apaan sih” Lulu memukul lembut Zaky, Zaky tertawa terbahak-bahak “Orang Cuma nanya doang kok”
Zaky terus tertawa “Andre ada di rumahnya, Kak Zaky kesini karena ada perlu sama Donnie, urusan pribadi jadi yang lainnya nggak ikutan”
“Oh….”
Zaky memukul pundak Lulu “Lulu kalau suka sama Andre bilang aja, nanti kak Zaky Bantu ngurusinnya”
“Kak Zaky….” Lulu berpura-pura marah
“Ha…ha…ha…” Zaky berlari menaikki tangga dan menuju kamar Donnie
“Halo Don lagi ngapain” Sapa Zaky dari depan pintu
“Kenapa Lo kesini” Tanya Donnie tanpa basa-basi
“Nggak kenapa-kenapa, Main aja…” Zaky berbaring di kasur Donnie
Donnie melemparkan bantal kearah Zaky, Zaky mengambilnya dan meletakkan Bantal di bawah kepalanya
“Oh iya Don Lo tahu nggak, Randa di Skors dua minggu Loh”
“Apa….di Skors…gara-gara apa?” Donnie memperbaikki posisi duduknya
“Randa kan berantem sama Bunga, trus mereka dibawa ke ruang kepala sekolah, di sana Randa diputuskan bersalah karena memulai perkelahian, Randa diberi hukuman yang lebih berat dari pada Bunga, karena nggak terima Randa marah dan mengamuk, dia melempar vas bunga dan membentak-bentak kepala sekolah, karena perbuatannnya akhirnya Randa di skors selama dua minggu” Zaky menjelaskan sambil membaca majalah otomotif milik Donnie
“Kalau Bunga hukumannya apaan…?”
“Justru karena perbuatan Randa, Hukuman Bunga diringankan, dia Cuma di suruh menulis buku penyesalan”
“Syukur deh…” Donnie menghela nafas
Zaky bangun dan duduk “Don…Lo suka banget sama Bunga?” Tanya Zaky
“Gue udah suka sama dia dari SMP, saat dia masih pacaran sama temen gue namanya Rangga” Wajah Donnie berubah mendung
“Tapi kenapa Lo ngajak Yudhi taruhan?  Itu bukannya bisa bikin Lo tambah sulit mengungkapkan perasaan” Zaky berdiri dan membuka lemari tempat koleksi-koleksi motor pajangan Donnie
“Masalahnya gue nggak berani ngungkapin perasaan gue ke Bunga, selain gue dulu masih pacaran sama Vhivhi, gue kira Yudhi nggak bakalan tertarik sama Bunga, makanya gue berani taruhan, gue taruhan juga ada alasannya, gue mau memberikan perhatian gue lewat Yudhi, gue nggak bisa secara langsung nunjukin perhatian gue sama Bunga misalnya kayak ngajak dia jalan, pulang bareng dan lain-lain” Donnie berkata amat lembut “Kalau gue di bilang cowok pengecut, gue akui kok, karena gue takut kalau gue bilang gue suka sama Bunga trus dia tahu kalau gue adalah temen dari cowok yang pernah nyakitin dia, pasti dia bakal marah”Donnie menghela nafas
“Pantesan setiap Yudhi cerita tentang dia pacaran sama Bunga, muka Lo jadi agak aneh, ternyata Lo cemburu yah…” Zaky duduk di depan Donnie
“Sedikit sih…tapi gue juga seneng kok kalau denger Bunga bahagia, bagi gue yang penting Bunga bahagia, walau pun bukan gue yang buat dia seperti itu” Donnie tersenyum terpaksa
Zaky membalas tersenyum
“Tapi sekarang gue harus berani…bagaimana pun gue harus bersaing buat dapetin Bunga, biar pun peluang gue kecil, gue harus berusaha, Yudhi…gue nggak mau kalah sama Lo” Donnie berubah menjadi bersemangat
Zaky tersenyum “Eh ngomong-ngomong adik Lo itu naksir Andre Yah” Ujar Zaky mengubah topik pembicaraan.
“Apa…Lulu naksir Andre…” Donnie tercengang
“Kayaknya…dia nggak mau ngaku, soalnya tadi tiba-tiba aja dia nanyain Andre gitu” Zaky tersenyum sambil menahan tawa
“Ah masa sih…”
“Nggak percaya…tanya aja adik Lo”
“Tapi Andre kan udah punya pacar, jangan sampai adik gue nanti jadi patah hati nih, kalau tahu soal itu” Donnie cemas
“Iya juga yah, tapi nanti deh gue coba ngurusin masalah ini” Ujar Zaky sambil berdiri “Eh gue pulang dulu yah soalnya gue masih ada janji sama Miki”
“Yaudah…”
“Gue cabut yah…Good Luck”
“Thanks”
Zaky pun meninggalkan kamar Donnie dan menuruni tangga
“Bye Lu…gue pulang dulu yah” Sapa Zaky pada Lulu yang sedang menonton televisi
“Kok cepet amat…biasanya sampai malem” Lulu mengecilkan volume Tvnya, dan menghadap kearah Zaky
“Soalnya gue masih ada janji, udah yah bye…” Zaky Berjalan keluar pintu “Oh Iya mau nitip salam sama Andre nggak” Zaky memunculkan kepalanya dibalik pintu
“Salam Apaan…nggak” Jawab Lulu ketus tapi malu-malu.
“Bener nggak mau…nanti nyesel Lo…” Goda Zaky
“Kak Zaky….Apaan sih…udah deh pergi sana….nyebelin aja”
“Ha…ha…ha…” Zaky tertawa sambil berjalan ke rumahnya yang tidak jauh dari rumah Donnie

***

Pagi ini sangat cerah, tapi kenapa suasana hati Yudhi semakin lama semakin mendung, Dia tak tahu apa yang harus dia lakukan sekarang
“Bunga…”
Yudhi berpapasan dengan Bunga di depan gerbang sekolah, Bunga dan Yudhi saling pandang “Bunga…” Sapa Yudhi
Bunga Tidak memperdulikan Yudhi, dia berjalan memasuki gerbang sambil menunduk.
“BRUUK” Bunga dan Donnie bertabrakkan
“Bunga…kamu nggak apa-apa” kata Donnie cemas
Bunga tidak menghiraukan Donnie, dia berdiri dan berjalan ke kelas
Donnie hanya bisa memandang Bunga yang berjalan dia tak dapat berkata apa-apa. Yudhi menabrak bahu Donnie dari belakang dan berjalan terus
Donnie pun berjalan ke kelasnya.

***

“Kriiiiiiing” Bel istirahat berbunyi
Seluruh murid SMU Persada menyambutnya dengan gembira, mereka berkeliaran keluar kelas ada yang menuju kantin ada juga yang melakukan berbagai macam kegiatan lain misalnya menggosip.
“wei….” Zaky mendekati Andre yang sedang duduk di bangkunya bersama Frans
“Ulangan tadi Lo jawab semua?” Tanya Zaky
“Nggak…soal nomor tiga nggak gue jawab, susah banget” Tukas Frans agak BeTe
“Gue juga nggak jawab nomor Lima abis kekurangan waktu” Tambah Andre
Zaky tertawa “Kasian deh Lo…kalau gue jawab semua donk….bakalan calon dapet seratus nih” Zaky membanggakan diri
“Ye…belum tentu lagi….sapa tahu jawaban Lo salah semua, bukannya dapat seratus malah dapet Nol…” Bantah Andre
“Nggak mungkin Lagi guekan calon juara satunya IPA 3, jawaban gue pasti bener semua” Zaky berkata dengan pedenya
“Percaya diri banget sih Lo…” sambar Frans, mereka pun tertawa riuh
“Eh kita nggak nemuin Donnie atau Yudhi” Tanya Zaky tiba-tiba
“Ngapain…palingan nanti kita diusir lagi sama mereka” Oceh Frans
Andre menyusun buku-bukunya yang berantakan di meja “Iya…semenjak mereka berantem, kita jadi sasarannya, kita di cuekinlah, kita dibentak-bentaklah, gue jadi jengkel” ungkap Andre
“Dulu kita selalu pulang bareng berlima, main basket, kumpul-kumpul, tapi semenjak taruhan itu dimulai kita berkurang, sekarang malah tinggal kita bertiga”
“Udah deh guys…enjoy aja…oh iya gue punya berita yang bagus Loh….” Zaky bersemangat
“Berita apa…?” Andre dan Frans penasaran
“Cie….ada yang ditaksir ni ye…”
Andre dan Frans mengerutkan dahi “Ditaksir” Kata mereka kompak
“Iya….” Zaky tertawa kecil
“Siapa sih bikin penasaran aja” Bentak Andre
“Lulu…naksir….ehm…ehm…”
“Lulu…ehm..ehm..maksudnya…” Frans bertambah bingung
“Lulu naksir Lo Dre” Zaky memukul pundak Andre. Frans dan Andre tercengang kaget
“Apa…Lulu naksir Andre” Teriak Frans gembira “Cie….cie…”
“Apaan sih…” Wajah Andre berubah menjadi memerah
“Tapi Dre…gue mohon Lo jangan kecewain dia, Gue tahu Lo udah punya pacar,jadi Lo jangan terlalu manjain dia dari pada dia tambah suka sama Lo, tapi Lo nggak suka sama dia” Sambung Zaky
Andre menganggukkan kepala “Gue juga ngerti kok Zak”
“Bagus deh kalo Lo ngerti”
“Kita ke kantin Yuk Laper Nih…” Ajak Frans
“Ayo deh” Zaky, Andre, dan Frans pun pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah keroncongan

TO BE CONTINUE PART 14
AUTHOR: AI CHAN KAWAII
credit: duniaceritafiksi.blogspot.com
PLEASE DO NOT REPOST!!! 

1 komentar:

  1. =="
    bingung mau komen apa....
    critanya kebagusan sih....
    jd gak ada koreksi....

    BalasHapus

CHAT WITH AUTHOR