Kamis, 09 Februari 2012

KIMI GA SUKI part 15 (END)





Hinode, anata wa anata no utsukushii egao o ataeru tame ni yattekita.

  (saat matahari terbit, kau datang membawakan senyum terindahmu)



moshi moshi...
 hajimemashite....
 watashi wa Nami desu. yoroshiku onegaishimasu
 (red: halo, salam kenal, aku nami. senang berkenalan dengan anda)


nama lengkapku Navita Mirna, panggil saja aku Nami. aku sekarang sedang kuliah di salah satu universitas di jakarta, semester 5 jurusan sastra jepang. aku sudah hampir 3 tahun ngekos di jakarta. tinggal sendiri tanpa ada keluarga satupun disini. keluargaku ada di bandung dan mereka jarang sekali mengunjungiku.


hobbyku, dengerin musik dan internet online. aku bukan seorang cewek yang suka neko-neko. orang bilang aku aneh, karena punya dunia sendiri kalau udah ONline.. hahha whatever lah... aku tak peduli orang mau bilang apa.

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

beminggu-minggu telah berlalu dan saampai saat ini aku tidak mengetahui keadaan HIde. Bahkan Kak Rie tak menepati janjinya untuk mengirimiku email. Aku terpuruk dalam kamar dan tak tahu harus bagaimana. Andai jepang tidak terlalu jauh, mungkin aku tak akan pernah meninggalkan Hide dimasa-masa kritisnya. Tiba-tiba Ira masuk ke kamarku dan menarikku ke kamarnya. Ira memberikan sebuah gaun warna hitam padaku.
aku: apaan nih?
Ira: pakai, kita ke pernikahannya Pandu.
aku: gue nggak mau. *menaruh gaun itu di atas kasur*
Ira: sampai kapan loe begini mi, bahkan di detik-detik terakhir loe nggak mau dateng juga ke pernikahannya...aku: lebih baik gue nggak pernah dateng ke pernikahannya. kehadiran gue disana cuma bakal bikin masalah ra. kalau loe mau pergi.. pergi ajah sendiri. *berjalan keluar kamar Ira dan pergi ke kamarku* aku kembali duduk di meja komputerku lalu Ira berjalan mendekatiku.
Ira: ini gaun pemberian pandu. dia berharap banget loe bisa datang. gaun ini gue taruh disini...kalau loe berubah pikiran, loe bisa pake. gue tunggu loe di pestanya Pandu.

Ira pergi meninggalkanku dengan gaun itu. aku melihat gaun itu, gaun warna hitam yang sangat cantik. tiba-tiba aku melihat secarik surat di sela-sela gaun itu. aku menggambilnya dan membacanyaGue tunggu kamu di taman kampus tempat biasanya, _pandu_

maksudnya apa? bukannya dia nikah hari ini? aku melihat Handphoneku. dan trnyata banyak banget sms yang masuk dan semuanya dari Pandu. gue harap loe datang, kalau loe nggak datang gue bakal kabur dari pernikahan gue. gue tunggu di taman kampus, sekarang.pakai gaun yang aku kasih....

itu salah satu sms-nya. maksudnya apa.. kenapa dia harus berbuat nekat seperti ini sih.....akhirnya tanpa pikir panjang lagi aku mengenakan gaun itu dan pergi ke kampus dengan taksi. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


aku berjalan dengan cepat memasuki area kampus menuju tempat yang disuruh oleh pandu. semua mata memadangku aneh dengan pakaian ini. aku: pandu loe dimana *teriakku setelah sampai ditaman*
aku melihat kesekitarku tak ada seorang pun disana. tiba-tiba pandu muncul dari balik pohon dengan menggunakan tuxedo hitam dan berjalan kearahku.
aku memandang tajam padanya.
pandu: loe cantik
aku: stop basa-basinya.. loe ngapain disini. harusnya loe ada di pesta pernikahan loe.
pandu: gue nggak bakal kesana
aku: maksud loe?
pandu: gue kabur dari rumah. gue nggak mau nikah sama sarah.
aku: gila loe!!!
pandu: iyah gue gila... gue gila karena loe mi!!!
aku: trus maksud loe suruh gue kesini apa?
pandu: gue pengen nikah sama loe..

PLAK!!!!!!
aku menampar wajah Pandu.

aku: gue nggak suka cara loe gini. gue udah bilang ke loe berkali-kali, kalau gue ga bakal nikah sama loe..!!!

pandu: ini kesempatan terakhir bagi gue mi.. gue sudah pernah bilang ke elo kan kalau gue nggak suka perjodohan di keluargaku. Gue pengen banget menikah sam orang yang gue cintai. dan gue pengen nikah sama loe.

aku: ndu... gue tahu loe suka sama gue. tapi nggak kayak gini caranya. kalaupun kita nikah, hidup kita nggak akan bahagia, karena banyak pihak yang nggak menyetujui hubungan kita. cobalah kamu mengeri ndu... cinta itu nggak bisa dipaksain.. *suara melemah*

pandu: justru karena itu aku nggak mau nikah sama sarah, karena aku ga suka sma dia, sperti yang kamu bilang cinta itu nggak bsa di paksain.

aku: trus.. apa menurutmu cinta antara kita bisa dipaksain? Pandu: ya nggak juga... makanya disini aku mau mengambil kesempatan terakhirku.... aku: maksud loe?Pandu: *mengeluarkan cincin dari kantongnya* aku pengen melamar kamu. jika emang kamu nggak bisa menerima lamaranku, aku bakal pergi dan nggak akan menemui kamu selamanya, tapi jika kamu terima... aku bakal usahain sekuat tenagaku supaya kita bisa bersatu dengan restu keluargaku.

aku: OMAE WA BAKA DAYO??? (kamu bodoh???) kamu mau kemana?

pandu: entahlah.. yang jelas loe nggak bakal ketemu sama aku lagi...

aku: jangan bilang loe mau...
pandu: tenang aku nggak bakal ngelakuain seperti yang elo pikriin... gue cuma akan pergi kesuatu tempat yang mungkin loe ga bakal tahu dimana.

aku: loe kanapa harus begini sih ndu... nikah itu nggak semudah yang loe pikirkan...
pandu: gue ngerti... makanya gue cuma ingin tanya...loe mau apa nggak...

aku: sorry ndu.... jujur gue sayang sama loe.. tapi hanya sebagai sahabat.. gue harap dengan jawaban gue ini loe nggak bakal bertindak gegabah.. aku udah punya orang yang sangat aku cintai ndu... dan aku nggak bisa bohong...

pandu: fine...gue terima jawaban loe. waktu gue udah nggak banyak... gue harus pergi sekarang. makasih loe udah mau dateng kesini,,,, mungkin kita nggak akan ketemu lagi.. kalaupun bertemu mungkin kita sudah tidak saling kenal.... selamat tinggal nami...

aku: loe mau kemana sih?
Pandu hanya tersenyum dan membalikkan badannya lalu berjalan pergi meninggalkanku. dia mengambil tas ransel gede dari balik pohon dan melambaikan tangannya padaku. aku: PANDU!!!!
pandu tidak menghiraukan panggilanku dan terus berjalan menjauh.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

aku berjalan keluar kampus dengan lemas. aku tak tahu apakah yang kulakukan tadi salah. aku berharap Pandu tidak berbuat gegabah. tiba-tiba HPku berdering dan aku mengangkatnya

aku: halo
Ira: Nami loe kemana???
aku: emang kenapa?
Ira: cepet pulang.... ada kiriman dari jepang!!!!!
aku: APA!!!
tanpa pikir panjang aku langsung berlari dan mencegat taksi untuk pulang ke kos.
di dalam taksi aku galau. Kiriman apa itu? apa da hubungannya dengan HIde?

cuaca yang mulai gerimis mulai membasahi jalanan kota jakarta yang semaik lama semakin lebat.
aku turun dari taksi hujan-hujanan dan berlari masuk ke kosanku.

aku: IRAAAAAAAAAA...!!!
ira: itu..*kaget melihat pakaianku* loe dari mana?
aku: mana kirimannya?? cepet mana kirimannya???!!!! *teriakku ga sabar*
Ira memberikan sebuah paket padaku. paket yang besar yang membuatku semakin pensaran isinya. aku membuak paket itu dengan cepat.di dalamnya terdapat surat dan sebuah kotak yang cukup besar dan berat.  aku membuka surat dan membacanya

(author: anggap ini ditulis menggunakan bahasa jepang ^O^)halo nami... ini rie chan
maaf lama tidak menghubungimu...karena kami sibuk sekali disini..
apa kabarmu disana? aku harap kamu tidak bersedih mendengar kabar dariku..
Hide...telah pergi...
dia pergi dengan tenang...dan senyuman yang indah....
sebelum kepergiannya dia memintaku untuk tidak memberi tahumu keadaannya sampai semuanya tenang. 
karena dia tak ingin membuatmu cemas.
tapi karena aku tak sangup menyembunyikan ini, oleh karena itu aku akhirnya memutuskan megirimimu ini. aku harap kamu tak bersedih...
Aku sangat berterima kasih padamu karena sudah mencintai adikku dengan setulus hatimu.
kamu adalah orang yang berharga buat Hide... bahkan diakhir kepergiannya dia mengucapkan terima kasih untukmu.... dan ini kukirimkan semua barang-barang kenanganmu bersama HIde. untuk melepaskan kerinduanmu padanya.
walau sulit, kami disini sudah mulai dapat menerima kepergiannya...aku harap kamu bisa melakukannya juga...
kamu baik baik saja kan???

Suatu saat nanti aku ingin sekali mengajakmu ke jepang dan mengajakmu mengunjungi HIde... aku sangat menunggu hari itu...

jangn bersedih...
sampai jumpa Nami chan
terima kasih...
_Riena Mizuno_

aku terduduk lemas dilantai. airmataku terus mengalir deras membaca setiap kata yang tertulis disurat itu
ira yang melihatku menjadi panik.
Ira: kamu kenapa mi??? apa isi suratnya??
Aku menangis sejadi-jadinya lalu memeluk Ira....
aku: hide.... hide..hide sudah meninggal Ra.....
Ira memelukku semakin erat dan mengelus rambutku..
ira: sabar yah Mi... aku yakin Hide disana pasti hidup dengan tenang....
aku: kenapa dia ninggalin gue seperti ini.... dia bahkan nggak mau gue tahu keadaannya....
Ira melepaskan pelukannya dan memandangku. Ira menghapus air mataku yang sudah mengalir deras.
aku melihat kotak besar yang dikirimkan Kak rie padaku. perlahan ku buka kotak itu, melihat isinya air mataku semakin deras keluar.

didalam kotak itu terdapat, buku diary Hide, buku kamus bahasa Indonesia Hide, Ipod Hide, Foto-foto Hde..dan sebuah CD yang bertuliskan untukku. Aku sungguh tak kuat melihatnya....
ira: ini CD apa?
aku hanya menggelengkan kepalaku... aku membuka buku diary Hide, sambil meneteskan air mataku....
Ira pergi meninglakanku yang terpuruk memandangi setiap barang yang ada di dalam kotak itu.

tiba-tiba Ira berlari sambil membawa laptopnya kearahku.
Ira: Nami.. lihat ini!!!!!
Ira memperlihatkan sebuah video di dalam laptopnya. itu HIde...

Halo Nami...
Aku Hide..
Bagaimana kabarmu?
bahasa indonesia sulit tapi menyenangkan...
hahahaha..
 (author: anggap dialog berikutnya ini ditulis menggunakan bahasa jepang ^O^)
Arigatou... kamu telah hadir dan memberi semangat untukku.
arigatou.... kamu selalu tesenyum di depanku...
Gomenne... aku selalu membuatmu menangis
Gomenne... aku selalu membuatmu cemas...
Gomenne... Aku selalu membuatmu kecewa...
Aku ingin sekali menepati janjiku untuk bertemu denganmu di Indonesia. tapi aku tak bisa mencapai itu...gomenne...

Aku disini akan terus berjuang...*hide meneteskan airmata*
nami juga yah...
kuso!!! (red: sial) *sambil menghapus air matanya lalu mematikan handycamnya*

*tiba-tiba video mucul kembali*

Aku...cinta.... Nami

hide mengucpanya dengan terbata-bata dan tersenyum, dan pada saat itu juga air ataku mengalir lebih deras. bahkan Ira yang ikut menonton video itu juga meneteskan airmata.
Ira merangkulku.... sungguh aku ingin memeluk Hide... aku ingin bertemu hide sekali saja.....!!!!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

5 tahun berikutnya..........
Aku sudah lulus kuliah dan sekarang aku bekerja sebagai tour guide untuk wisatawan jepang yang datang ke Indonesia. Setiap melihat anak muda jepang yang ke Indonesia membuatku teringat kisahku dengan Hide... biarkanlah kisahku dengan Hide menjadi kenangan terindahku yang tak akan aku lupakan seumur hidupku.

tiba-tiba seorang anak kecil jepang menghampiriku..
anak kecil: sensei... Watashi wa dōbutsu-en ni ikitai (Ibu (pangilan hormat untuk yang lebih tua semacam gguru)...aku mau pergi ke kebun binatang)
aku: so ka? Soko ni iku no o kika sete (benarkah? ayo kita pergi kesana)
anak kecil itu melompat-lompat kesenangan.
aku: Maki Chan..Shinchou ni ochiruyo.. (hati-hati jatuh maki chan)
anak itu berlari meninggalkanku menuju ibunya.

brukk....

aku: ah.. gomen.. maaf....*ucapku menbark seseorang*
cowok: nggak apa-apa... *tersenyum padaku lalu pergi meninggalkanku*

aku seperti pernah melihat orang itu.. dimana yah???
hmm sudah lah... saatnya kembali bekerja..!!!
Aku berjalan menemui para turis jepang yang sedang menungguku untuk perjalanan berikutnya....
Aku senang sekali pekerjaan ini. aku bisa mengenal lebih dalam orang jepang dan aku harap suatu saat aku bisa ke jepang dan mengunjungi makam Hide...

AYO BERANGKAAAATTtt!!!




- THE END-

AUTHOR: AI CHAN KAWAII
credit: duniaceritafiksi.blogspot.com
foto: Because I Love YOU. by ~ramen-chuu on deviantART
PLEASE DO NOT REPOST!!!

KIMI GA SUKI (part 14)



Hinode, anata wa anata no utsukushii egao o ataeru tame ni yattekita.
  (saat matahari terbit, kau datang membawakan senyum terindahmu)



moshi moshi...
 hajimemashite....
 watashi wa Nami desu. yoroshiku onegaishimasu
 (red: halo, salam kenal, aku nami. senang berkenalan dengan anda)


nama lengkapku Navita Mirna, panggil saja aku Nami. aku sekarang sedang kuliah di salah satu universitas di jakarta, semester 5 jurusan sastra jepang. aku sudah hampir 3 tahun ngekos di jakarta. tinggal sendiri tanpa ada keluarga satupun disini. keluargaku ada di bandung dan mereka jarang sekali mengunjungiku.


hobbyku, dengerin musik dan internet online. aku bukan seorang cewek yang suka neko-neko. orang bilang aku aneh, karena punya dunia sendiri kalau udah ONline.. hahha whatever lah... aku tak peduli orang mau bilang apa.

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

HIDEEEEEEEEEEEE.....

aku berlari kearah hide..

hide batuk tanpa henti dan menutup mulutnya....
Aku: HIDE.. kamu nggak apa-apa... daijoubu desuka???
Hide hanya menggelengkan kepalanya dan terus batuk.
aku berkata kepada penjual ubi bakar.
aku: Takushii o mitsukeru ni wa, kudasai. (tolong carikan sebuah taksi)
penjual ubi bakar ikut panik dan mencoba mencari bantuan.
aku menarik tangan hide...Mulut dan tangan Hide telah berlumuran darah...
aku semakin panik...aku merogoh tasku dan mencari obat yang diberikan Dokter...
Taksi datang, penjual ubi itu membantuku mengendong Hide ke dalam taksi.

Aku mengelap wajah HIde dengan tisu...
wajah hide sangat sangat pucat..
Aku: Kusuri o tabete..(ayo minum obatmu)
Hide memegang tanganku...
HIde: Gomen ne... (Maaf)
Aku: nani tendayo.. ore wa kowagatte iru ga arimasen (kamu ngomong apa sih?? jgn membuatku takut)
Hide: Arigatou nami chan (terima kasih nami)
Aku:Kusuri o tabete no hayai!!!...(cepat minum obatmu!!!)
aku memasukan obat ke mulut Hide...
aku mengelap tangan hide yang penuh darah dengan pelan... HIde menutup matanya....
aku merasakan kalau hide gemetaran... jujur aku takut melihatnya....
aku tak tahu apa yang dia rasakan.. bagaimana sakitnya....

taksi tiba di rumah sakit. HIde langsung dibawa ke ICU....
aku bingung... aku tak tahu harus melakukan apa aku hanya bisa menunggu....


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

suasana yang amat tenang...
aku melihat semua wajah disekitarku... tampak tenang seakan tak terjadi sesuatu...
apa mereka tak cemas, apa mereka ga takut...
disini aku udah keringat dingin menanti kabarnya...

rie: daijoubu? (kamu baik-baik saja)
aku: hai, daijoubu desu.(ya, aku baik baik saja)
Rie: Atashi wa mou naku koto wa dekimasen. Okasan mo otosan mo mou naku koto wa dekimasen. (aku sudah tidak bisa nangis lagi, ibu dan ayah juga tidak bisa menangis lagi)
aku: naze? (kenapa?)
Rie: Tsukareta.(capek) Kore wa tsuneni hassei shimasu. Watashi-tachi wa mainichi naite iru. Shikashi, watashi-tachi no namida wa, kare ga yoku naru koto wa dekimasen. Watashi-tachi wa shinjite iru no Isha ga saiko no dekiru. (ini selalu terjadi, kita dulu selalu menangis, tapi air mata kita tak bisa membuatnya menjadi lebih baik. kita hanya percaya kalau dokter akan melakukan yang terbaik)
Aku: Atashi wa kowai (aku takut)
Rie: Hide wa daijoubu. Ka shinpai suru kotodesu. (hide tidak apa-apa, jangan khawatir)
Aku: Hide wa daisuki desu. atashi wa kare o ushinau koto ni shitakunai. (aku sangat mencintai HIde, aku tak ingin kehilangan dia) *menangis*
Rie tak menjawab apa-apa hanya memelukku.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Hari ini adalah hari kepulanganku ke indonesia, bagaimana aku bisa tenang pulang ke indonesia kalau sampai saat ini Hide belum sadar. Aku duduk terpaku disamping tempat tidur Hide memandangi wajahnya yang ditutupi dengan alat bantu pernafasan
Rie: Nami Chan....
aku: Rie sama... Watashi wa tomaru ni shitai nagaku onegaishimasu. (kak rie, aku ingin tinggal disini lebih lama)
Rie: Gomen ne Nami. Wareware wa sore o okonau koto wa dekimasen. Watashi-tachi wa, omae oya ga ki ni naruyou ni shitakunai. (maaf nami. kita tak bisa melakukan itu, kami tak ingin membua orang tuamu cemas)
aku: demo.....(tapi...)
Rie: iku yo...Narita no omae wa okureru ga toochaku suru. (ayo berangkat. nanti kamu bisa terlambat sampai di Narita)
aku: hide wa....
Rie: Hide wa daijoubu deshiyou. Watashi wa okutte no tegami ga anata wa yoku yokudesu. (hide akan baik baik saja. aku akan sering mengirimkan kabar padamu)aku menatap wajah HIde untuk terakhir kalinya. Aku berharap masih dapat bertemu dengannya sekali lagi. Aku: hide... aku pulang dulu yah... *mengelus rambu hide*
aku memberanikan diri untuk mencium pipi HIde. dan air mataku terjatuh. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

2 hari kemudian........
Kini aku sudah ada di kosku tapi pikiranku tertinggal di jepang. Ira yang semenjak aku pulang sudah heboh tak bisa berkata apa-apa melihat raut wajahku yang muram. setelah aku menceritakan secara detail apa yang terjadi di jepang, Ira hanya terdiam. aku mengurung diri dikamarku. aku tak punya semangat melakukan aktifitas sampai aku mendapatkan kabar tentang hide dari kak rie. aku memandangi inbox emailku dan me'refresh'nya berkali-kali. tapi tak satu pun pesan masuk kesana. handphoneku hilang saat di jepang yang membuatku tak bisa menghubungi hide. aku benar-benar merindukannya. ira: mi... sudah donk liatin komputer mulu.... loe dari pulang kemaren ga ada gairah banget. kayak bukan abis dari jepang....aku: gue penasaran sama kabar Hide ra... waktu gue pulang dia lagi kritis...
Ira: berdoa ajah yang terbaik Mi, ayo kita keluar...
aku: gue nggak mau kemana-mana sebelum gue dapet email dari kakaknya hide.
Ira: mau sampai kapan Mi???
aku: pokoknya sampai gue dapet emailnya.
Ira memberiku sebuah undangan. aku melirik undangan itu.
Ira: besok Pandu nikah.... *dengan suara pelan*
aku menoleh kearah Ira: besok???
Ira: iyah... dan sampai detik ini dia masih berharap loe berubah pikiran.
aku: maksudya?
Ira: dia masih berharap loe mau nerima cintanya. kalau loe mau nerima cintanya dia bakal berusaha untuk membatalkan pernikahannya besok.
Aku: heh.... baka...(bodoh)
Ira: loe yakin bakal biarin dia nikah gitu ajah..
Aku: kalau emang itu udah keputusannnya aku sih mendukung ajah..
Ira: itu bukan keputusan dia. dia dipaksa orang tuanya!
Aku: trus? hubungannya sama gue apa???
Ira: DIA SUKA ELO!!!!!
Aku: iya gue tau...tapi GUE SUKA HIDE!!!!
Ira: loe tega yah mi...
AKu: gue bakal lebih tega lagi kalau gue terima cintanya Pandu, karena gue ga ada perasaan apa-apa sama dia Ra. hati gue udah buat Hide. loe ga tahu apa yang gue rasain selama di jepang. Gue bahagia banget saat bersama Hide, gue nggak bisa nangis, cuma hide yang bisa bikin gue nangis seharian disana. sekarang gue di sini tapi pikiran gue di jepang. gue nggak bakal bisa tenang sampai gue tahu hide baik-baik aja disana. coba loe pikir kalau loe jadi gue???

Ira terdiam.

aku: HIde sakit Ra,... dan gue nggak bisa nemenin dia disana... gimana kalau gue nggak bisa bertemu lagi sama dia??
entah mengapa pipiku sudah basah, dan ira tertegun melihat aku menangis.
aku: gue nggak mau kehilangan hide.....*menangis sambil jongkok*
Ira mendekatiku dan memelukku.
Ira: maafin gue yah mi...
aku memeluk ira dengan kencang.
aku: gue takuuuut raa...... gue takut hide meninggal.....

aku menangis dipelukan Ira...aku tak tahu apa yang ada dipikiranku kali ini. aku hanya ingn menangis sepuasnya.



TO BE CONTINUE....PART 15 (END)

AUTHOR: AI CHAN KAWAII
credit: duniaceritafiksi.blogspot.com
foto: Because I Love YOU. by ~ramen-chuu on deviantART
PLEASE DO NOT REPOST!!!
 

KIMI GA SUKI (PART 13)



Hinode, anata wa anata no utsukushii egao o ataeru tame ni yattekita.
  (saat matahari terbit, kau datang membawakan senyum terindahmu)



moshi moshi...
 hajimemashite....
 watashi wa Nami desu. yoroshiku onegaishimasu
 (red: halo, salam kenal, aku nami. senang berkenalan dengan anda)


nama lengkapku Navita Mirna, panggil saja aku Nami. aku sekarang sedang kuliah di salah satu universitas di jakarta, semester 5 jurusan sastra jepang. aku sudah hampir 3 tahun ngekos di jakarta. tinggal sendiri tanpa ada keluarga satupun disini. keluargaku ada di bandung dan mereka jarang sekali mengunjungiku.


hobbyku, dengerin musik dan internet online. aku bukan seorang cewek yang suka neko-neko. orang bilang aku aneh, karena punya dunia sendiri kalau udah ONline.. hahha whatever lah... aku tak peduli orang mau bilang apa.

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


aku bermalam dirumah Hide.Aku tak mau menginap di hotel yang sudah dipesan Hide.
 aku tidur di kamar hide karena hide sedang berada di rumah sakit. kamar hide seperti di film-film jepang walau kecil tapi asik.
malam ini dingin sekali. Hide kedinginan ga yah disana????

sreeeggg..*bunyi pintu geser kebuka*
Kak Rie masuk ke dalam kamar.
Rie: Nami Chan..
Aku: hai.. (red: ya..)
Rie duduk disampingku dan memberiku sebuah kotak lumayan gede...
Aku: nani kore?  (red: apa ini?)
Rie: hiraku... (red: buka)
aku membuka kotak itu. isinya bermacam-macam dan aku tak tahu apa ini.

*Author note: karena berikutnya ini dialognya bakal panjang2 dan aku malas mentraslatenya ke bahasa jepang selain itu juga beberapa aku ga tahu bahasa jepangnya jadi pake bahasa indo ajah yah..anggap si rie, hide dan nami dll ngomongnya pake bahasa jepang hahahaahhaah gomen ne ^^* 

Rie: itu semua barang kenangannya Hide yang aku simpan.
aku: maksudnya kak?
rie: Hide itu bener-bener penyemangat semua orang di rumah ini. aku dulu bukanlah seorang kakak yang baik padanya karena aku sangat iri dengan dia, semenjak dia dilahirkan ibu dan ayah selalu memanjakannya.

aku melihat semua foto yang ada di kotak itu. Foto rie berdua dengan Hide. Hide di semua fotonya terlihat pucat.
aku melihat satu foto dimana Hide memakai pakaian basket.

aku: ini hide?
Rie: iya, itu Hide saat masih SMA. saat dia belum di vonis punya penyakit itu. dia sangat suka basket dulu hampir tiap hari dia main, sampai akhirnya dia kena penyakit itu dan harus check up ke RS berkali-kali dan terpaksa meninggalkan basketnya.

tanpa sadar aku meneteskan air mata. apa lagi saat aku membuka sebuah tulisan lecek yang bertuliskan
"なぜ私?" yang artinya "kenapa aku?" di dalam kotak...

rie: itu kertas yang aku pungut dikamarnya, dia menulis itu berkali-kali dan meremasnya lalu membuangnya. aku tahu itu masa-masa tersulitnya pada saat itu, mungkin kalau aku jadi dia pasti aku bakal bunuh diri.

aku tak bisa menahan air mataku. aku tak menyangka wajah ceria yang selalu kulihat di webcam ternyata memiliki kisah seperti ini.

rie: mendatangkanmu kesini adalah permintaan terakhirnya...

aku menoleh kearah rie setelah mendengar itu?

rie: dia dulu pernah meminta ingin pergi menemuimu di indonesia, tapi dihari keberangkatannya penyakitnya kumat dan harus masuk ICU dan sempat tak sadarkan diri beberapa hari. Setelah dia sadar satu orang yang dia sebut... itu kamu. dia takut... dia takut kamu marah. karena dia tidak bisa bangun dari tidurnya jadi aku yang menggantikannya mengirim kan message ke kamu.

aku: benarkah itu kak???

rie: sampai akhirnya dia memohon pada ayah kalau dia ingin mengajakmu ke jepang. Ayah tak bisa menolak karena dia amat sangat menyayangi Hide. apa lagi setelah mendengar perkataan dokter kalau penyakitnya semakin parah dan dokter belum menemukan cara untuk memngobatinya.

aku: hide....

rie: Dia sangat menyukaimu Nami...

aku: aku juga..... aku sangat menyukai Hide.

rie: aku mohon buat dia bahagia di hari-hari terakhirnya...*menetes kan air mata*

aku:*menangis sejadi-jadinya*

rie: Aku baru sadar kalau dia sangat berarti buat keluarga ini dan bagiku....  aku mohon..

aku: kak rie...*memeluk rie*

aku sungguh tak menyangka ini semua terjadi....



~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


keesokan harinya. aku berjalan melintasi koridor rumah sakit dengan membawa bekal yang dibuatkan oleh ibu hide. Aku berhenti di depan pintu kamar hide. terdengar suara perdebatan di dalam kamar. aku mendekatkan telingaku di pintu mendengar pembicaraan itu.

Hide: aku mohon dok... izinkan aku keluar hari ini saja.
dokter: maaf Hide.. kondisimu belum kuat untuk keluar
Hide: sebentar saja dokter... sekali dalam hidup saya..
dokter: bukan aku mau melarangmu, tapi ini benar tidak mungkin, kalau kamu keluar mungkin akan terjadi sesuatu pada kamu.
HIde: aku baik-baik saja dokter.... aku mohon...


aku menundukkan kepalaku menahan tangis. aku tak tega melihat keadaan Hide saat ini.
tiba-tiba pintu kamar terbuka. dokter memandangku dan tersenyum lalu keluar kamar. aku melihat hide terduduk lemas di atas tempat tidur. aku menghampirinya.

Hide melihat kearahku dan tersenyum.

aku: daijoubu? *red: kamu gapapa?
Hide: Daijoubu desu. *tersenyum* (red: aku baik-baik saja)
aku meletakkan bekal buatan ibu hide di atas meja.
Hide: ayo kita berangkat!
aku menggelengkan kepalaku.
hide: kenapa?
 aku: aku tahu kamu tak boleh keluar, lebih baik kita batalkan saja jalan-jalannya dari pada terjadi apa-apa sama kamu?
hide: siapa bilang, aku boleh keluar kok. dokter sudah mengijinkannya.
aku: bohong, aku mendengarnya tadi.
Hide tiba-tiba melepas infusnya dan beranjak dari tempat tidur. aku kaget melihat tingkahnya...
aku: apa yang kamu lakukan????
hide: ayo kita pergi!!
Aku: nggak mau...
Hide bersikukuh beranjak dari tempat tidur dah berjalan pelan menuju kursi roda.
Aku: hide aku mohon jangan...
Hide: aku tak tahu apa yang akan terjadi padaku hari ini besok dan seterusnya. aku cuma punya kesempatan ini sekali dalam hidupku dan aku tak mau melewatkan ini... aku mohon nami....
Aku terdiam.
Hide menjalankan Kursi roda otomatisnya keluar kamar.
aku: hide!!! *terpaksa mengikuti Hide*

dokter tiba-tiba muncul dari balik pintu.
dokter: Hide jangan...
Hide: maaf dok... aku tak mau menyesal.
HIde dengan egois menjalankan kursi rodanya meniinggalkan dokter.
Aku mengejar HIde, tiba-tiba Dokter menarik tanganku.
Dokter memberikan obat dan secarik kertas
dokter: berikan ini jika penyakitnya kumat dan segera hubungi saya dan bawa cepat dia kembali kesini.
aku tercengan melihat obat itu.
dokter: aku mohon padamu.
aku menganggukkan kepalaku dan berlari ke arah Hide.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Aku dan Hide berjalan ke taman bermain. Hide tak berhenti tersenyum dan memandangku.
aku: hide kau capek?
Hide: tidak.... aku tak akan pernah capek... justru aku sangat senang bisa jalan bersama nami.
aku: *tersenyum* ah.. aku lupa bawa bekat dari ibu!!!
Hide: hmm.. tidak apa-apa kita beli saja.. disana banyak makanan enak.. kamu mau coba?
Aku: em...*mengangguk*
Aku berjalan disamping kursi roda hide.
Hide: maaf yah.. kamu harus berjalan bersama aku yang berkursi roda.
aku: nggak masalah, aku malah sangat senang.

aku dan hide berhenti di kios ubi rebus.
Hide: pak, ubi 2. *tersenyum padaku*
aku: baunya kayaknya enak hehehe

tiba-tiba hpku berdering.
aku: aku angkat telepon sebentar yah hide
hide: iyah aku tunggu disini.

aku berjalan menjauh dari hide dan menjawab telepon.
aku: halo
ira: NAMIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII!!!!! KAMU KEMANA AJA NGGAK KASIH KABAR? KAMU DIMANA? KAMU BAIK-BAIK AJAH KAN??? KAMU GA TERLANTAR KAN DISANA?
aku: sabar ra...maaf aku belum kasih kabar, karena disini ternyata ada kejadia yang bikin aku menguras air mata.
Ira: LOE KENAPA???? APA YANG TERJADI????
aku: bukan.. aku nggak apa-apa... tapi hide...
ira: hide? dia kenapa? dia nipu loe lagi?
aku: IRA!!! loe kenapa sih mirik jelek mulu soal hide. loe tau dia kenapa?? dia sakiiit!!!
ira: sakit? sakit apa?
aku: oe bakal gue ceritain ntar panjang ceritanya.
Ira: trus skarang loe lagi ngapain?
aku: aku lagi ngedate sama HIde...*ngelirik ke HIde*
Ire: cie... gimana gimana... akhirnya kalian bisa ketemu juga
aku: seneng banget lah... dia seperti apa yang aku bayangkan...*ngelirik ke hid lagi*
Ira: besok pandhu tunangan..
aku: hah? kok tiba-tiba?
Ira: panjang ceritanya...ada something terjadi...
aku: oh...
ira: nanti ajah aku ceritainnya, hide mana mau donk aku ngomong sama dia..
aku: hide dia lagi...*lirik ke hide*

braaakkk *HP jatuh*

HIDE!!!!!


to be continue part 14

AUTHOR: AI CHAN KAWAII
credit: duniaceritafiksi.blogspot.com
foto: Because I Love YOU. by ~ramen-chuu on deviantART
PLEASE DO NOT REPOST!!!
 
 

KIMI GA SUKI (PART 12)


Hinode, anata wa anata no utsukushii egao o ataeru tame ni yattekita.
  (saat matahari terbit, kau datang membawakan senyum terindahmu)



moshi moshi...
 hajimemashite....
 watashi wa Nami desu. yoroshiku onegaishimasu
 (red: halo, salam kenal, aku nami. senang berkenalan dengan anda)


nama lengkapku Navita Mirna, panggil saja aku Nami. aku sekarang sedang kuliah di salah satu universitas di jakarta, semester 5 jurusan sastra jepang. aku sudah hampir 3 tahun ngekos di jakarta. tinggal sendiri tanpa ada keluarga satupun disini. keluargaku ada di bandung dan mereka jarang sekali mengunjungiku.


hobbyku, dengerin musik dan internet online. aku bukan seorang cewek yang suka neko-neko. orang bilang aku aneh, karena punya dunia sendiri kalau udah ONline.. hahha whatever lah... aku tak peduli orang mau bilang apa.

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


aku menapakan kakiku menuruni tangga pesawat. aku melihat disekitarku.. suasana yang amat berbeda... dingin... dan luar biasa....aku di jepang!!!!


aku berjalan menyelusuri jalur menuju pintu keluar bandara...
ini sama persis seperti yang aku lihat di film-film... ini beneran kan... ini Narita airport!!!
sekelilingku mayoritas orang jepang...
benar-benar tak dapat aku percaya....


aku keluar dari ruang kedatangan setelah mengambil barangku yang dimasukan bagasi peswat. di pintu keluar sudah bejibun orang yang menunggu sambil membawa papan. aku seperti orang tolol disisni. aku tak tahu harus bagaimana... siapa yang harus aku temui... Hide kamu dimana????


cewek: ano....(red: ciri khas orang jepang..sama seperti hmm...)
aku menoleh kebelakang kearah orang itu.
cewek: sumimasen...anata no nami-san desu ka? (red: permisi, apakah kamu Nami?)
aku: dare? (red: siapa yah?)
cewek: aaa... atashi wa Hideaki ga neechan desu. (red: aa... aku kakaknya Hide)
Aku: neechan?? (red: kakak?)
Cewek: hai..nama e wa Rie desu. (red: hai... namaku Rie)
Aku: Hajimemashite, atashi wa Nami desu. Hide kun wa tomodachi. yoroshiku onegaishimasu!!! (red: salam kenal, aku Nani. teman HIde kun. senang berkenalan denganmu)
Rie: Kare wa anata no tame ni matte iru. Watashi ni shitagatte kudasai. (red: dia telah menunggumu, ayo ikuti aku)
aku: hai...hontouni arigatou gozaimasu. (red: baik, terima kasih banyak)


aku mengikuti cewek itu naik ke dalam mobil.
rie: douzo..*sambil membukakan pintu mobil* (red: silahkan)
aku menundukkan kepala  ala orang jepang kepada kakak rie dan masuk kedalam mobil.
Rie: anata indonesia kara? (red: kamu dari indonesia?)
aku: hai. (red: iya)
Rie: sugoi, nihongo ga dekimasu ka? (red: kereeen, bisa bahasa jepang?)
aku: sukoshi.. (red: sedikit)
rie: aaaah..so ka?? *tersenyum. (aaa benarkah?)
kakak Hide cantik, apa wajah hide mirip dengannya??? aduh aku jadi penasaran.
aku melihat ke jalanan.. huuaa suasana jepang beda sekali dengan di indonesia. semuanya terlihat lebih rapi.


rie: nami Chan...
aku dengan cepat menoleh
aku: nani? (apa?)
rie memandangku sejenak..
rie: hmm.. nan demo nai...(red: hmm.. nggak kenapa-napa?)
aku hanya tersenyum...
aku: hmm.. Rie neechan...(kak rie)
Rie: hmm?
aku: Hide kun wa...*bingung*
Rie: doushite? (kenapa?)
Aku: hmm...hide kun wa Dou you ni kare wa nan desu ka? (red: dia lagi ngapain?)
Rie hanya tersenyum melihatku...
aku: shinkeishitsu na....*nutup muka pake tangan* (red: aku gugup sekali)
Rie: Touchaku shita (red: sudah sampai)
aku kaget mendengarnya.. aku langsung melihat keluar jendela. kak Rie sudah turun dari mobi dan menyuruhku turun.
apa aku yang salah lihat atau apa, ini bukannya rumah sakit?
aku: ano....
Rie *menoleh padaku dan tersenyum*: Hide kun wa ko ko de. (red: hide ada disini)
Aku: nani? daijoubu desu ka??? (Red: apa?? dia nggak apa-apa kan??)
Tiba-tiba rie berhenti di depan sebuah pintu bertuliskan nama "Hideaki Mizuno" dan membukanya.
Rie: douzo...(red: silakan masuk)
sumpah aku takut untuk melangkahkan kakiku kedalam. aku masih belum percaya.
Rie menarik tanganku, dengan ragu-ragu aku melangkahkan kakiku memasuki  ruangan.


Rie: hide kun...*dengan nada ceria*
tiba-tiba tanpa sadar air mataku menetes...
HIde: neechan....*tersenyum melihat Rie dan menoleh ke arahku* nami chan?
suaranya pelan sekali...aku tak bisa mengeluarkan kata-kata...
Hide tertidur lemah di atas tempat tidur dengan infus ditangannya dan masih banyak alat-alat kedokteran lainnya yang menempel di badannya. wajahya pucat... aku melihat sekitar kamarya, ada laptop, handphone, kamus bahasa indonesia serta buku-buku tentang indonesia berserakan di meja samping tempat tidur.
 Rie melihat kearahku dan memegang pundakku dan pergi meninggalkan aku dan Hide berdua dikamar.
aku berjalan mendekati Hide dan duduk disampingnya.
Hide: Apakabar Nami Chan? *dengan logat yang aneh*
aku: kamu kenapa? *memegang tangan Hide*
HIde: daijoubu desu. (red: aku baik-baik aja)
Aku masih memandangi wajah Hide yang pucat. HIde memiliki wajah Oriental jepang banget. tak terlihat sedikit pun wajah indonesia di dirinya.
Hide: Saigo ni, ore wa omae ni ae.(red: akhirnya aku bertemu denganmu) Nami Cantik seperti yang aku pikirkan...
aku meneteskan air mataku. hide kaget melihatku menangis dan menghapus air mataku.
Hide: Naze anata wa naite? (mengapa kamu menangis)
aku: kamu sakit apa?
Hide tiba-tiba memelukku
Hide: Watashi wa anata ni aete ureshii desu. (aku senang akhirnya aku bertemu denganmu)
Aku: watashi mo... (aku juga)
Hide: bagaimana jepang?
aku: hahaha dengerin kamu ngomong bahasa indonesia aneh banget..
Hide mengambil salah satu buku tentang indonesia dan menunjukkannya padaku.
Hide: aku belajar banyak... aku pintar bukan? *hide nyengir*
senyum Hide bener-benar manis, membuat aura di dirinya sangat terasa.
Hide: Gomen ne....(maaf) sepertinya aku tidak bisa jalan-jalan menemani Nami.
Aku: ehhmm... *aku mengangguk dan mulai meneteskan air mata lagi*
Hide: doushite? (kenapa???)
Aku: Shinaide (tidak apa-apa)
HIde: maaf... aku tidak menepati janji untuk menemui nami di indonesia. karena aku...
Aku: wakata... (aku mengerti)  aku sekarang mengerti kenapa kamu tidak datang...
Hide: gomen ne... (maaf)
Aku:kenapa kamu tidak bilang di chat kalau kamu sakit?
Hide: Gomen ne...(maaf)
Aku menggelengkan kepalaku...
Hide: Nami Chan...aku bagaimana?
Aku: cakep...*jawabku malu-malu*
Hide: arigatou... aaah... Naze ni anata wa totemo kirei ni mieru. (terima kasih...aaah ...kenapa kamu cantik sekali..)
Aku: hide...
Hide: hmm???
Aku: anata ga suki desu.(aku suka kamu)
Hide menatapku kaget.
Aku menundukkan kepalaku.
HIde: gomen ne..(maaf)
Aku kaget mendengar jawaban itu... aku memandang hide.
Hide: Watashi no jinsei wa futatabi naga sugiru sa rete inai. Watashi wa osorete iru, soshite Watashi wa anata o shiawase ni suru koto wa dekimasen. anata no hontouni daisuki desu. demo... gomen ne... Watashi wa nani o okonau koto wa dekimasen. ( hidupku tak akan lama lagi, aku takut aku tak bisa membuatmu bahagia. aku sangat mencintai kamu. tapi...maaf... aku tak bisa berbuat apa-apa)
Aku: sebenarnya kamu sakit apa? *menangis*
Hide: leukimia...
Aku: nani?? (apa??)
Hide: Aku tak tahu sampai kapan dapat bertahan hidup Nami....
Aku memeluk Hide...
aku: kamu ga boleh ngomong gitu....kamu orang paling baik yang pernah aku kenal selama ini. walau pun kita belum pernah ketemu tapi kamu selalu membuatku nyaman. aku yakin kamu pasti bisa bertahan... wajahmu yang ceria di webcam bener-bener nggak membuatku percaya kalau kamu sedang sakit. Aku bener0bener sayang sama aku hide..
Hide: arigatou Nami Chan.... Hide akan terus berusaha!!!
Aku: hmm.. Ganbatte ne!! (berusahalah!!)
Hide: Hai, ganbarru wa!!! (ya..aku akan berusaha!!!)
aku dan hide saling tersenyum...

Hide: ayo besok kita jalan-jalan!
Aku: tapi..
Hide: Daijoubu desu!!! (nggak apa-apa) )aku ingin menemani Nami selama di jepang.
Aku: So ka? hmm... *mengangguk ala orang jepang*

^___^


to be continue...part 13

AUTHOR: AI CHAN KAWAII
credit: duniaceritafiksi.blogspot.com
foto: Because I Love YOU. by ~ramen-chuu on deviantART
PLEASE DO NOT REPOST!!!
 
 

KIMI GA SUKI (PART 11)


Hinode, anata wa anata no utsukushii egao o ataeru tame ni yattekita.
  (saat matahari terbit, kau datang membawakan senyum terindahmu)



moshi moshi...
 hajimemashite....
 watashi wa Nami desu. yoroshiku onegaishimasu
 (red: halo, salam kenal, aku nami. senang berkenalan dengan anda)


nama lengkapku Navita Mirna, panggil saja aku Nami. aku sekarang sedang kuliah di salah satu universitas di jakarta, semester 5 jurusan sastra jepang. aku sudah hampir 3 tahun ngekos di jakarta. tinggal sendiri tanpa ada keluarga satupun disini. keluargaku ada di bandung dan mereka jarang sekali mengunjungiku.


hobbyku, dengerin musik dan internet online. aku bukan seorang cewek yang suka neko-neko. orang bilang aku aneh, karena punya dunia sendiri kalau udah ONline.. hahha whatever lah... aku tak peduli orang mau bilang apa.

 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


HP-ku bergetar.. aku membuka Hpku diam-diam dari dosen...
aku terperanjak membaca sms dari Ira yang masuk di HPku, membuat taufan ikut-ikutan terkejut.

taufan: loe kenapa?
aku terdiam mandang layar HP..

inbox
from: Ira Kos
Mi...Lo dpt Kriman dri JEPANG!!!!!
-End-


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

dengan tergesa2 aku memparkir motorku dan berlari masuk kedalam kos-kosan.
aku: IRA!!!!!! IRA!!!!
ira keluar dari kamarnya...
Ira: hooi...
aku: mana paketnya???
ira: nih...*ngasi bungkusan warna coklat*
aku dengan gugup ngambil paket itu, seperti megang bom....ini real... kriman ini beneran dari jepang. aku nggak mimpi kan??? tulisannya beneran dari hideaki Mizuno.
aku: isinya apa ra?
Ira: loe tanya gue, gue tanya siapa? tembok??
aku: hehehe... apa yah isinya?
Ira: yah mana loe bisa tahu klo loe ga buka...
aku: gue takut...
Ira: halah kayak nerima Bom aja loe.. kalau loe nggak mau buka, sini gue yang buka.. dari tadi gue udah kebelet pengen buka...
Aku: enak ajah.. ya gue donk yang buka...
ira: makanya cepetan dibuka!!!...
aku: iya iya....*mulai membuka selotip satu persatu...*

aku dan Ira terkejut melihat isinya....

aku: ra ini beneran ra??
Ira: GILA!!!!
aku: ini bukan bohongan kan? isi asli ra!!!!
Ira: sumpah no comment gue...
aku: Japan Tour Vacation....*mengeja pelan-pelan tulisan dalam brosur
Aku membongkar satu persatu isi dari paket..
berisi buku seperti brosur tentang liburan ke jepang,dan surat boking tiket denga tulisan Lunas Indonesia-japan, japan-indonesia.
aku: beneran ini tiket PP jepang indonesia?? hide ngirimin gue tiket??? yang bener aja???
Ira: coba loe cek... pusat tiketnya....
Aku: ide bagus...
aku mengambil HPku dan menekat nomor telepon yang tertera di sana..

aku: halo..
CP: Indonesia Airline ada yang bisa saya bantu...
aku: mbak saya mau tanya apa ada yang pesan tiket ke jepang tanggal 12 november atas nama Navita Mirna??
Cp: tunggu sebentar yah mbak.. saya cek dulu...
aku dan ira saling pandang menunggu konfrimasi dari telepon..

Cp: navita mirna yah mbak?
aku: iya mbak... ada mbak?
Cp: ada... tujuan ke jepang tanggal 12 november...
aku: jadi benern mbak? udah dibayar mbak?
Cp udah mbak.. tpi masih belom ada konfrimasi dari orangnya..
Aku: oh... iyah mbak terima kasih...
Cp: iyah sama-sama...

aku menutup teleponnya...

aku dan ira kompak teriaaak...AAAAAARRRRGGGHHH...
aku: gue ke jepang!!!! gue dapet tiket gratis ke jepang.... mimpi apa gue semalam???
Ira: loe beruntung banget mi... tapi..loe yakin mau kesna??
aku: ini salah satu impian gue Ra, pergi ke jepang!!!!
Ira: tapi... kok gue nggak yakin yah klo itu beneran..
aku: halo ra... buktinya ada di depan loe, dan loe udah denger sendiri tadi kalo tuh tiket beneran udah diboking... masa loe masih bilan hide bohong...
Ira: tapi bisa ajah... ntar klo disna loe nggak ketemu siapa-siapa kayak di malang kemarin gimana???
aku: kenapa sih loe nggak pernah percaya sama Hide...
Ira: gue masih aneh ajah.. kok ada orang sampai segitunya...
Aku: ah... loe mah.. bikin gue jadi bad mood ajah.. udah ah.. gue mau online ajah sapa tahu Hide online juga...
aku masuk ke kamar dan mengunci pintu.


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

aku terpaku di depan komputer.... memandang paket yang dikirimkan Hide... ini beneran kan? aku nggak mimpi kan???
aku menghidupkan koneksi internetku... dan melihat list online...

hide online!!!!!
aku mengetikkan sesuatu ke Hide.

NamiChan: Hide Kun!!!
Hide07: Nami chan.. osashiburi desune!!! (Red: nami chan.. lama tidak bertemu)
NamiChan: hai, osashiburi...hidekun ga..arigatou ne... (Red: ya, lama tak jumpa, hidekun terima kasih ya)
Hide07: nani? (red: apa)
Namichan: aku sudah terima kiriman kamu..
HIde07: sudah terima? bagaimana?
NamiChan: kamu serius?
Hide07: doushite? kamu tidak mau ketemu aku?
NamiChan: iie.. omae wa Ai shitai!!!(red: tidak.. aku sangat ingin bertemu kamu)
Hide07: soshite... anata ga iku yo ne??? (jadi, kamu akan pergi?)
NamiChan: Hai, atashi wa iku yo (ya, aku pergi)
Hide07:\^__^/
NamiChan:hidekun wa arigatou..
Hide07: ^__^

aku benar-benar jatuh cinta sama orang ini, entah mengapa... walaupun aku belum pernah bertemu dengannya... aku merasakan sesuatu yang beda dengannya. salahkah aku kalau aku mencintainya??

aku mengetikkan sebuah kalimat dengan ragu-ragu...
NamiChan: Aishiteru...(I love you)
hide tak menjawab kiriman chatku... bahkan statusnya berubah menjadi Offline....
apa hide tak menyukaiku????
oh tuhan... sepertinya aku salah....

tiba-tiba ada sebuah message masuk di Hpku...
aku membukanya dan membacanya....

Watashi mo Nami ga daisukidesu.
Nami wa watashi o shiawase ni suru tame ni dai ichi-goudatta.
Watashi wa hontouni anata ni aitai to omotta.
Watashi wa anata no hōyō. To wa iu no....
Anata wa watashi no gārufurendo deshou ka?


aku juga sangat menyukai Nami.
Nami adalah orang pertama yang membuatku bahagia.
aku sangat ingin bertemu denganmu.
aku ingin memelukmu dan berkata...
maukah kamu menjadi pacarku?


Aku menangis membaca sms itu... aku juga pengen banget ketemu kamu Hide.....
aku bakal tunggu kamu mengatakan hal itu nanti...

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

SERIUSSS!!!!! HUAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!

taufan heboh sendiri saat aku menceritakan soal keberangkatanku ke jepang.
taufan: ikut donk mi....
Aku: hahaha.. kalau tiketnya dua gue sih mau-mau aja ngajak loe fan.. tapi sayangnya tiketnya cuma satu hohoho
taufan: aah dunia ini ga adil... loe beruntung banget sih Mi... mimpi apa loe, bisa ke jepang gratis..
aku: sumpah gue juga nggak ngerti...kok gue bisa beruntung banget kayak gini...gue ajah masih ngerasa kalau gue mimpi..
taufan: haaa.... gue juga pengeeen....
aku: tenang gue bakal bawain  loe oleh-oleh dari sana degh.. tapi kalau gue punya duit yah..
taufan: haa sama aja boong, kapan loe unya duit..
aku: heee menghina kau... tenang ntar aku kasi foto-fotoku disana yah hahaha
taufan: huh.. dasar... bawain gue yukata!!!
aku: loe kira yukata murah??? tak bawain dorayaki aja yah.. kekekeke
taufan: huh dasar...
aku: huaaa....ga sabar tagl 12 november...
taufan: yokatta ne...
aku: hehehe...

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

aku berjalan kearah tempat parkir kampusku.
tiba-tiba seorang cewek menghadangku.
aku: loe...
cewek: halo...kita ketemu lagi...
aku: loe ngapain kesini?
cewek : nyariin kamu...
aku: gue?
cewek: kita bisa ngomong sebentar kan?
aku: hmm... bisa....ke kantin aja yuk..
cewek itu mengikutiku menuju kantin kampus.

aku dan dia duduk disalahsatu bangku di kantin..
aku: mau ngomong apa sar?
sarah: kamu suka pandu?
aku: hah? *kaget tiba-tiba sarah langsung menanyakan hal itu
sarah: iyah, kamu suka pandu?
aku terdiam sejenak lalu tersenyum....
aku: aku sama pandu cuma teman kok... tenang ajah...
sarah: kamu  bisa nggak suka sama pandu?
aku: hah? kamu ngomong apa sih?
sarah: kamu itu orang satu-satunya yang dia suka...
aku: tunggu.. kamu itu tunangannya kok ngomong gitu...
sarah: dimata pandu aku bukan siapa-siapa dia... aku cuma pengacau hidupnya ajah...
aku: ah..ya nggak lah... aku yakinpandu suka sama kamu...
sarah: *tersenyum* dari pertama ketemu kamu, aku sudah tau, kamu orang yang pandu sukai... cara pandang pandu beda banget sama kamu...
aku: trus...
sarah: aku pengen kamu nerima cinta pandu...
aku: hahaha kamu lucu...
sarah: apanya yang lucu....
aku: yah lucu lah.. kalau loe emang suka sama pandu harusnya loe pertahanin dia...apa lagi loe udah jadi tunangannya dia...so.. harusnya gampang buat loe menarik hatinya pandu... bukan malah nyuruh gue jadian ma dia...
sarah: buat apa aku pertahanin kalau pandu benar-benar tidak ngelirik aku sama sekali.
aku: itu cuma perasaan loe ajah...
sarah:  loe mau kan?
aku: sorry sar.. gue bener-bner ga setuju dengan cara loe yang kayak gini... pandu emang baik sama gue, tapi gue nggak mungkin sama dia.. karena gue udah punya orang lain.... malah gue sangat mendukung hubungan loe sama Pandu.
Sarah: tapi..
aku: sudah degh... gue masih ada urusan jadi gue harus balik.. sorry...loe pikir ajah sendiri...
aku meninggalkan sarah sendirian di kantin....


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


aku tiba di kos-kosan. aku memparkirkan motorku. aku melihat sebuah motor yang amat familiar dimataku disana. aku melihat kearah pintu masuk kos. Pandu berdiri disana melihat kearahku. aku berjalan perlahan kearah pintu masuk...
aku berdiri tepat di depan pandu..

pandu: gue udah denger dari ira..
aku: trus?
pandu: gue mohon loe jangan pergi...
aku: sorry.. gue bakal pergi..
pandu: siapa yang jagain loe disana!!!! *ngebentak
aku: gue bisa jaga diri gue sendiri..!!!
pandu: di malang ajah loe kayak gitu apa lagi di jepang!!!
aku: gue yakin gue bakal ketemu sama Hide, dan Hide yang bakal jagain gue disana.. jadi loe ga usah khawatir..
pandu: *memegang tanganku* gue mohon sama loe,,,,
aku: pandu...loe tahu kan apa yang gue pengenin?
pandu terdiam..
aku: loe nggak usah cemas.. gue bisa jaga diri gue kok... dan sebaiknya loe mulai perhatiin sarah sebagai tunangan loe...
pandu: dia bukan tunangan gue..
aku: kasihan dia... apa yang loe rasain sekarang itulah yang dia rasain...
pandu terdiam...
aku: gue minta sama loe ndu... loe jangan keras kepala kayak gini...gue jadi nggak enak... nggak enak sama loe, nggak enak sama sarah..dan nggak enak sama keluarga loe...
pandu: gue sayang sama loe nam!!!
aku: maafin aku yah ndu...
pandu: nam..gue mohon.... loe jangan pergi, gue nggak bakal tenang disini,...
aku: makasih atas perhatian loe selama ini yah ndu... loe cowok paling baik yang gue kenal... tapi sorry banget.. bukan maksud hati gue buat nyakitin perasan loe... tapi gue bener-bener suka sama Hide.
pandu menunduk lesu...
aku memberanikan diriku memeluk pandu...
aku: thanks ya ndu.. you're a good friends!!!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

12 november 2010...di bandara soekarno hatta..

Ira: *meluk* hati-hati yah say... kalo ada apa-apa kabarin gue.. awas klo nggak..
aku: he'em.... gue pasti kabarin loe berita gembira..
Ira: I wish..
aku: ^___^ *tersenyum*
aku beralih ke taufan.
taufan: Ki o tsukete (hati-hati)
aku: hai!!!
taufan: jangan lupa pesenang gue..
aku: iya iya gue inget
ira: pesenan gue juga jangan lupa..
aku: iya iya... *menoleh kepandu*hei..diem aja loe..
Ira: jangan gitu donk Mi.. dia nih yang paling sedih..
aku: aduh... kayak mau pisah kemana ajah degh.. aku kan cuma liburan kesana...
taufan: huh gaya loe..!!
aku: hahahah....iri iri iri....
taufan: huh... pokoknya loe pulang dengan tangan kosong awas...
aku: tenang ga bakalan kosong, gue bakal bwa baju kotor buat lo fan.. hahahahah
taufan: asyeem loe..
aku: hahaha.. udah ah.. aku berangkat yah teman-teman...
Ira: keluarga loe udah di hubungin???
aku: udah lah...mereka duluan malah yang sibuk nelponin aku terus hahaha...
Ira: yaudah hati-hati...
aku: okeh..gue berangkat dulu yah.. doain selamet yuah...sumpah gue deg degan... !!!
Ira: hahaha... pokoknya kalu ada apa-apa hubungin kita!!!
aku: he'em... berakat yoo!!!
aku memegang pundak pandu sejenak lalu masuk kedalam ruang tunggu bandara...
aaarrrghhhAKU KE JEPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANGGGG!!!



TO BE CONTINUE PART 12


AUTHOR: AI CHAN KAWAII
credit: duniaceritafiksi.blogspot.com
foto: Because I Love YOU. by ~ramen-chuu on deviantART
PLEASE DO NOT REPOST!!!

CHAT WITH AUTHOR